Perawatan Fan Belt

Perawatan Fan Belt – Tahukah Kalian Bagaimanat Cara Merawat Fan Belt

Perawatan Fan Belt

Perawatan Fan Belt РSalah satu kendala saat sedang berkendra yaitu saat kita mengemudikan mobil yaitu saat fan belt altenator tiba tiba putus . fan belt memiliki hubungan yang erat dengan jalan kerjannya alternator  dampak dari pu

tusnya belt dapat mengakibatkan mobil mogok . karena itu , jika mulai terdengar bunyi bising di ruang mesin , atau lampu indikator accu menyala segera lakukan pemeriksaan .

Jika belt yang ada di ruang mesin sudah terlanjur putus , maka satu satunya hal yang bisa kita lakukan adalah dengan mengganti fan belt dengan yang baru. Mobil tetap akan bisa memakai fan belt yang sudah putus dengan catatan lokasi yang di tempuh tidak laa jauh dan tetap selalu berkendara dengan cara selalu memantau suhu mesin . jika suhu indikator mesih sudah melebihi standar , maka hentikan kendaraan sejenak , lalu lanjutkan lagi berkendara saatmesin mobil sudah mulai dingin . selain memantau suhu indikator mesin , kita juga harus mematikan seluruh aksesoris mobil yang dapat menyedot energi listri ( AC , tape , lampu besar ).

Buka Juga : Komponen Timing Chain

Hal hal di atas perlu di lakukan mengingat fungsi utama fan belt alternator terhadap temperatur mesin maupun listrik .secara umum fungsi fan belt adalah untuk meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo amper , pompa air dan kipas pendingin . dinamo amper juga harus di gerakan karena fungsi nya yaitu sebagai penghasil setrum listrik . energi yang di hasilkan akan berguna untuk mengisi accu dan kelistrikan lainnya . itu sebab nya , apabila fan belt putus lama kelamaan sistem kelistrikan atau accu mobil bisa tekor , dan akan berakibat mogok .

Kipas pendingin berfungsi untuk mempercepat aliran udara dari depan kendaraan yang akan melewati radiator . sementara itu pompa air , berfungsi untuk mensirkulasi air pendingin pada sistem pendingin . hasil dari pekerjaan 2 komponen ini akan membuat panas mesin selalu terkendali .

Pada beberapa tipe mobil 1 fan belt bisa langsung menggerakan 3 komponen sekaligus yaitu water pump , kompresor AC dan pompa power steering . karena itu jika fan belt rusak hal ini akan berakibat pada banyak komponen lainnya , untuk itu para pengendara perlu mengetahui bagaimana cara merawat fan belt .

Berikut cara merawat fan belt :
  1. Periksa fan belt dari kemungkinan getas , kurang elastis dan aus . lakukan setiap fan belt sudah menempuh jarak sebanyak 5.000 Km di bengkel . ganti fan belt apabila sudah tipis , retak dan tidak elastis lagi .
  2. Setel ketegangan fan belt apabila sudah terlihat kendor , karena fan belt yang kendor dapat mengakibatkan penerusan putaran tidak maksimal dan bisa menyebabkan slip . dan jika slip sudah terjadi maka fan belt tidak akan berkerja secara maksimal .
  3. Hindari memakai pelumas yang berlebihan . biasanya saat fan belt muali mengeluarkan bunyi bising pengendara akan menambah kan pelumas , tapi sebisa mungkin untuk tidak berlebihan dalam mengolesi nya . karena akan mengakibatkan slip , dan slip yanb berlebihan dapa menimbulkan panas .

Jangan Lupa Kunjungi Website Megadyne

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *