Kapan ganti timing belt – Yuk simak kapan sih waktu yang pas untuk mengganti Timing Belt

Kapan ganti timing belt – Timing belt ialah spareparts mobil yang bertugas memutar camshaft ataupun biasa diucap pula noken as. Dengan perputaran begitu, klep mesin hendak membuka serta menutup di ruang pembakaran dengan pas timingnya.

Timing Belt

Terdapat 2 tipe klep, klep intake yang mengendalikan jalan masuk oksigen serta bahan bakar ke ruang pembakaran. Kemudian klep exhaust, yang berperan buat membuah sisa pembakaran. Kedua klep tersebut digerakan oleh noken as yang berbalik. Serta tugas timing belt merupakan buat memutar noken as tersebut.

Saat ini terbayang kan, gimana kalau timing belt terganggu, kualitasnya kurang baik apalagi putus? pada saat mesin lagi bekerja, pembakaran bekerja dengan sangat cepat, pada saat proses buka tutup pun klep juga berjalan sangat kilat. Dikala timing belt putus serta keadaan klep lagi terbuka, piston pembakaran hendak menabrak klep. Jika keduanya beradu serta sirna ataupun rusak, mesin mobil juga menyudahi beroperasi, mati.

Kalaupun mesin dituntut buat dihidupkan, dapat berdampak kehancuran piston serta klep yang kian parah. Buat membetulkan, mesin mesti dibongkar ataupun turun mesin. Mungkin piston serta klep juga mesti ditukar. Serta ini,‘ perawatan’ ataupun penggantian yang enggak murah lho… Jadi mengerti kan, berartinya melindungi mutu serta ketepatan waktu mengubah timing belt.

Timing belt ialah komponen lunak, tetapi kedudukannya vital buat melindungi kerja jantung mobil. Jika terlupakan, karetnya getas itu bisa putus dan menyebabkan bagian dalam mesin mobil yang lainnya juga berhantaman. Umurnya memanglah panjang, namun malah sebab itu kadangkala orang jadi kurang ingat.

Kapan harus mengganti timing belt?

Timing belt biasanya memiliki usia gunakan antara 40. 000– 60. 000 kilometer. Posisinya tertutup sehingga memanglah tidak dapat dilihat langsung kondisinya, apakah telah butuh ditukar ataupun tidak.

Jadi, pas waktu itu penting. Jangan hingga telat ubah timing belt, risikonya turun mesin. Dan kapan ganti timing belt yang tepat? Lebih baik kalian mengubah nya jangan hingga melebihi batasan usianya ialah telah menempuh jarak 40. 000- 60. 000 km.

Jadi itu dia penjelasan mengenai kapan ganti timing belt. Kalian ingin membeli Timing Belt dengan kualitas yang terbaik di kelasnya. Yuk beli di Megadyne aja! Barangnya langsung di impor dari luar negari dan biayanya jauh lebih terjangkau.

Dibawah ini adalah salah satu contoh foto produk megadyne yakni Timing belt dengan jenis Polyurethane Open End:

polyurethane open end

Ayo cek website asli megadyne disini serta baca postingan ku yang yang lain disini ya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *