Konstruksi Indonesia – Berikut Beberapa Keterangan dan Informasi Mengenai Konstruksi Indonesia

Konstruksi Indonesia – Output industri konstruksi Indonesia pada tahun 2020 turun sebesar 2% secara riil akibat kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar yang diberlakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan wabah COVID-19. Industri ini telah terpengaruh oleh keterlambatan pelaksanaan proyek dan realokasi sebagian anggaran pemerintah untuk memerangi COVID-19. Menurut Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia), nilai tambah negara turun 4,5% year on year (YoY) secara riil pada kuartal ketiga 2020, menyusul penurunan 5,4% pada kuartal kedua dan pertumbuhan 2,9 % di kuartal pertama.

Konstruksi Indonesia

Namun, industri diperkirakan akan pulih pada tahun 2021, dengan mencatatkan pertumbuhan 7,1%, dengan asumsi operasi kembali ke tingkat normal. Menyusul rebound pada 2021, GlobalData mengharapkan industri konstruksi Indonesia menjadi stabil, dan tumbuh pada tingkat rata-rata tahunan antara tahun 2022 dan 2025. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, pemerintah berencana untuk menginvestasikan Rp6 kuadriliun (US $ 412 miliar) untuk pengembangan proyek infrastruktur.

baca juga : PERUMAHAN PRATAMA DARU

Pada November 2020, pemerintah mengumumkan bahwa itu akan memberikan Rp42,38 triliun (US $ 2,6 miliar) untuk badan usaha milik negara (BUMN) pada tahun 2021. Untuk membantu meningkatkan peran mereka dalam mendukung pemulihan ekonomi negara dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan melakukan kegiatan bisnis. Selain itu, investasi sebesar Rp65,2 triliun (US $ 4 miliar) dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) menuju Indonesia Sovereign Wealth Fund (SWF) akan membantu pemulihan negara pada tahun 2021.

Beberapa Laporan Tentang Konstruksi Indonesia

Laporan ini memberikan analisis pasar terperinci, informasi, dan wawasan tentang industri konstruksi Indonesia, termasuk –

  • Prospek pertumbuhan industri konstruksi berdasarkan pasar, jenis proyek dan aktivitas konstruksi
  • Wawasan kritis tentang dampak tren dan masalah industri, serta analisis risiko dan peluang utama dalam industri konstruksi Indonesia
  • Analisis jalur pipa mega-proyek, dengan fokus pada tahapan pengembangan dan peserta, selain daftar proyek besar yang sedang dikerjakan.

Laporan ini memberikan analisis komprehensif tentang industri konstruksi di Indonesia.

  • Valuasi historis (2016-2020) dan perkiraan (2021-2025) industri konstruksi di Indonesia, menampilkan detail pendorong pertumbuhan utama.
  • Segmentasi menurut sektor (komersial, industri, infrastruktur, energi dan utilitas, kelembagaan dan perumahan) dan menurut sub-sektor
  • Analisis jalur pipa mega-proyek, termasuk perincian menurut tahap pengembangan di semua sektor, dan proyeksi pengeluaran untuk proyek-proyek di jalur pipa yang ada.
  • Daftar proyek besar, selain rincian kontraktor dan konsultan terkemuka
Alasan Membeli
  • Identifikasi dan evaluasi peluang pasar menggunakan penilaian standar GlobalData dan metodologi perkiraan.
  • Menilai potensi pertumbuhan pasar pada tingkat mikro dengan lebih dari 600 perkiraan data deret waktu.
  • Pahami tren industri dan pasar terbaru.
  • Merumuskan dan memvalidasi strategi menggunakan wawasan kritis dan dapat ditindaklanjuti dari GlobalData.
  • Menilai risiko bisnis, termasuk biaya, regulasi, dan tekanan persaingan.
  • Evaluasi risiko kompetitif dan faktor keberhasilan.

Jadi itulah beberapa laporan serta analisis dari konstruksi di Indonesia. Megadyne turut berperan penting dalam kegiatan konstruksi. Oleh karena itu, Megadyne menghadirkan berbagai macam komponen berupa belt yang berkualitas. Silahkan cek produk kami Disini. Periksa juga Instagram kami Disini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *