Mendeteksi Kerusakan Timing Belt – Memeriksa Kerusakan Timing Belt

Mendeteksi Kerusakan timing Belt – Timing belt adalah alat mekanis yang mentransfer gerakan ke poros bubungan dari poros engkol mesin pembakaran internal reciprocating dan terkadang juga mentransfer gerakan ke beberapa aksesori yang digerakkan mesin. Dengan menghubungkan poros engkol ke poros bubungan, cams akan tetap berputar pada kecepatan yang sama seperti poros engkol pada rasio variabel tertentu. Ini akan memastikan katup yang tepat dibuka pada waktu yang tepat setiap kali langkah dilakukan oleh piston.

Jadi untuk kesederhanaan anggap saja piston terhubung ke crankshaft, dan crankshaft terhubung ke camshaft, dan camshaft terhubung ke valve.

Timing belt lebih murah untuk diproduksi daripada timing chain atau roda gigi, juga lebih senyap saat dioperasikan. Timing belt tidak membutuhkan pelumasan. Tapi satu kelemahan timing belt adalah Anda perlu menggantinya setiap interval tertentu.

baca juga : PERUMAHAN PRATAMA DARU

Ketika timing belt tergelincir hanya dengan satu gigi, mesin berhenti beroperasi. Pada beberapa mobil akan menimbulkan kerusakan yang merugikan terutama pada piston dan klep. Saat timing belt jatuh atau rusak, Anda tidak akan bisa menghidupkan mesin. Jika ini terjadi, Anda tidak boleh mencoba menghidupkan mesin lagi. Dibawah ini ada beberapa teknik yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kerusakan timing belt.

timing belt berkualitas

 

Cara Memeriksa Sabuk:

  1. Matikan mesin Anda.
  2. Buka kap mobil Anda.
  3. Temukan sabuk, mereka terletak di bagian paling depan mesin Anda. Jika Anda memiliki mobil berpenggerak roda belakang, bagian depan mesin Anda biasanya bersebelahan dengan bumper depan dan radiator. Sebaliknya jika mobil penggerak roda depan maka bagian depan mesin seringkali bersebelahan dengan spatbor.
  4. Perhatikan bahwa ada 2 atau lebih sabuk, tergantung model mobilnya.
  5. Tekan perlahan dengan ibu jari di bagian sabuk yang paling panjang di antara katrol. Lakukan ini di setiap sabuk.
  6. Cari tahu tegangan normal sabuk Anda. Ada di manual mobil. Biasanya sabuk tidak boleh memiliki lebih dari satu inci “memberi” di kedua arah.
  7. Evaluasi sabuk tersebut saat Anda menekannya. Jika belt retak atau dapat dengan mudah didorong lebih dari satu inci, maka sangat disarankan untuk menggantinya dengan yang baru.

Untuk mencegah kerusakan dan biaya perbaikan yang mahal, timing belt harus diganti setiap 60.000 mil.

Jika anda membutuhkan timing belt berkualitas, tahan lama, dan bahan impor. Maka anda bisa mengunjugi website PT.Megadyne. Lihat websitenya disini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *