Pentingnya timing belt untuk mesin mobil – timing belt Megadyne

Timing Belt Megadyne

 

timing belt

timing belt Megadyne – hai semuanya!

kembali dengan saya ary penulis dari website ini.

Hari ini saya akan menjelaskan mengapa timing belt sangat dibutuhkan oleh mesin mobil.

seperti yang saya sudah ceritakan di artikel sebelumnya timing belt adalah alat penghubung gerakan mesin dari mesin 1 ke ke mesin lainnya.

gerakan mesin mesin itu adalah berupa putaran  antara crankshaft dengan chamshaft. mesin yang menggunakan sistem itu bukan mobil saja.

baca juga artikel lainnya

berbeda dengan mobil pompa air yang menggunakan sistem itu untuk membuat gerakan menarik atau menyedot air,bukan untuk bergerak.

fungsi timing belt lainnya adalah penentu pola waktu siklus mesin 4 langkah yang sangat penting agar mesin bisa berjalan  atau bekerja dengan sempurna.

pola waktu siklus mesin 4 langkah adalah sebagai berikut.

  1. langkah hisap
  2. langkah kompresi
  3. langkah tenaga
  4. langkah buang

baca juga artikel lainnya

timing belt menyesuaikan waktu pergerakan antara piston, agar mendapatkan proses pembakaran yang sempurna.

jika saat pemasangan timing belt posisis pemasangan timing belt tidak sesuai dengan markah yang ada di mesin, maka mesin akan mengalami gangguan saat mesin hidup seperti mesin bergetar, nyendat, tidak ada tenaga, mati mendadak (mogok) dan lain sebagainya.

Kelebihan timing belt

  1. timing belt membuat lebih sunyi dan tidak berisik karena memiliki gesekan yang minimal karena terbuat dari karet gesekan pun tidak terdengar, dan memiliki tarikan yang enteng dan ringan.
  2. timing belt tidak seperti timing chain yang perlu pelumasan atau diberi oli dan sebagainya agar berjalan mulus.
  3. struktur mesin yang menggunakan timing belt lebih simpel atau sederhana dibandingkan dengan struktur mesin yang menggunakan timing chain.
  4. mengurangi energi yang terbuang karena gesekan.
  5. kemampuan putaran mesin (rpm) lebih tinggi dibandingkan dengan timing chain.

kekurangan timing belt

  1. timing belt memiliki masa pakai yang pendek, lebih pendek masa pakainya dibandingkan timing chain. karena timing belt terbuat dari karet jadi lama kelamaan timing belt semakin melar dan tipis. jadi masa pakainya sekitar 50.000n sampai 70.000 kilometer.
  2. mudah rusak jika terkena panas berlebih, terkena oli atau terkena bensin atau solar
  3. membutuhkan perawatan ekstra dan harus lebih berhati hati
  4. mudah mengalami slip dan mengakibatkan mesin bekerja dengan tidak sempurna.

lihat juga situs penjual timing belt berkualitas dan murah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *